Peran Tradisi Tadarus Al-Qur'an dalam Mengatasi Kepanikan Moral pada Remaja Masjid Nurul Jinan Desa Batunyala

Penulis

  • Fathurrahman Rahman Universitas Islam Negeri Mataram
  • Maftuh Mahasiswa S2 Ilmu Qur'an dan Tafsir Pascasarjana UIN Mataram

Kata Kunci:

al-Qur'an, Tadarusan, Remaja, Masjid, Kepanikan, Moral

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perhatian penulis terhadap pentingnya tradisi Tadarusan dalam mengatasi kepanikan moral pada Remaja Masjid Nurul Jinan Pegading Desa Batunyala. Dimana pada saat ini banyak terjadinya kasus pada remaja yakni berupa pergaulan bebas, penyalah gunaan media sosial, tawuran, bahkan menurunnya kepedulian mereka terhadap nilai-nilai keagamaan. Maka dalam hal ini diperlukan adanya gerakan khusus mengenai fenoma yang terjadi yaitu berupa tadarusan, dimana tradisi tadarusan ini memiliki makna spiritual dan sosial yang mendalam, disamping sebagai media mendekatkan diri kepada Allah Swt, disisi lain juga untuk memperkuat rasa kebersamaan, membentuk solidaritas, dan menjauhkan mereka dari hal negatif.

Jenis penelitian ini adalah Living Qur’an atau penelitian lapangan terkait praktik Al-Qur’an, observasi, dokumentasi, data primer berupa wawancara langsung. Adapun metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif.

Hasil penelitian yang penulis dapat uraikan pada karya ilmiah ini yakni, (1) Tadarus Al-Qur’an Pada Remaja Masjid Nurul Jinan Pegading menjadi tradisi setiap tahun yang tidak ditinggalkan dan khusus pada bulan ramadhan. (2) Dengan adanya tadarusan ini mampu mencegah kepanikan moral pada remaja yang jauh dari Al-Qur’an dan nilai-nilai keagamaan sehingga mereka berkumpul untuk tadarus bersama dan meninggalkan hal-hal negatif yang merusak remaja.

Referensi

Abhar dan Kurnia Wirawan, Wawancara, 10 Maret 2025.

Tafsir, Ahmad, Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam, (Bandung: Remaja Rosda Karya, 2007).

Bandura, Albert, Social Learning Theory, (Englewood Cliffs: Prentice-Hall, 1977).

Geertz, Clifford, The Religion of Java, (Chicago: University of Chicago Press, 1976).

Isnaini, Eka, Wawancara, 10 Maret 2025.

Durkheim, Emile, The Elementary Forms of Religious Life, trans. Karen Fields (New York: Free Press, 1995).

Al-Ghazali, Ihya Ulumuddin, Juz I, (Beirut: Darul Kutub Al-Ilmiah, 2005).

Jalaluddin, Psikologi Agama, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2002).

Nasution, Pendidikan Islam Dakam Keluarga dan Masyarakat, (Jakarta: Raja Grafindo, 2015).

Observasi, Desa Batunyala 8 Maret 2025.

Maulana, Rizki, Wawancara, 10 Maret 2025.

Al-Qaradhawi, Yusuf, Dalam Pangkuan Sunah, terj. Muhammad Yasir, (Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar, 2013).

Lickona, Thomas, Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility, (New York: Bantam Books, 1991).

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-31